Halaman

Sabtu, 24 November 2018

Hujan Kemarin Sore

Ada hati yang patah
bersama hujan kemarin sore
Menahan air mata hingga sesak di dada
bersama hujan kemarin sore

Seperti mendung yang datang tibatiba
Seperti itu pula hati yang patah seketika
Mendengar dia telah bersamanya

Hujan Kemarin Sore
Datang bersama angin
Dan pergi tanpa datangnya pelangi

Sore itu....
Apa kau menunggu hujan reda?
Dan berharap pelangi?
Jangan jangan kau telah kecewa dengan semesta
yang tidak mempertemukanmu dengan senja dan mendatangkan hujan 
Untuk menemanimu dikala patah

Tetap bertemanlah dengan semesta 
Yang semakin memperdalam lukamu

Sore itu....

1 komentar: